munakahat

Untukmu, yang Esok Menggenapkan Separuh Agama

Jazakillah, Kiki sayaang🙂

Hujan Makna

Kami bertemu di bawah terik matahari, ditemani para murabbi.

Bersama gugup, bersama harap dan takut.

Dalam perlintasan takdir, kami menyengaja hadir.

Demi menjaga kesucian diri, kesucian hati.

Khouf.. Roja..

Kami rajut November dengan doa-doa yang melangit angkasa,

merangkum degup harap dan pasrah,

kami bersujud dalam asa, mengharap sakinah mengganti resah,

mengantarkan mimpi-mimpi dua insan yang tengah berikhtiar,

menggenapkan separuh agama.

Kami Rajut November dengan Doa, Shahfira Alif Asmia.

Kita sering mendengar kisah tentang seorang lelaki dan buah delima. Kisah yang sudah ratusan tahun usianya, dan ia nyata. Ia tak seperti dongeng-dongeng pagan ala Yunani yang khayali. Kisah itu bercerita tentang ayahanda Muhammad bin Idris—sosok yang lebih kita kenal dengan nama Imam Asy-Syafi’i—yang mencari pemilik buah delima sampai terseok-seok menyusuri sungai karena ia telah menggigit sedikit buah delima yang hanyut, tanpa seizin pemiliknya.

Ketika menemukan sang pemilik, sebagai bayaran atas segigit buah delima, ia diperintahkan oleh sang pemilik kebun delima untuk…

View original post 1,287 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s