Islam · munakahat

Relationship Goal itu Seperti Ini!

“Mbak, Ressa Rere hamil!” Saya sebenarnya ketawa melihat adik perempuan saya satu-satunya itu heboh men-tag saya di sebuah postingan Instagram salah seorang selebgram ngehits @ressarere. Tadinya saya mau bilang, “Lah ngapain kamu nge-tag aku? Penting banget gitu ngikutin hidup dia -,-” Tapi setelah saya pikir-pikir, saya kok jahat banget kalau bilang gitu, wehehehe… Adik perempuan saya,… Continue reading Relationship Goal itu Seperti Ini!

Keluarga · munakahat

Laki-Laki Ini…

  Laki-laki ini, Yang tangannya bergetar ketika memasangkan cincin di jari saya, dan harus dipaksa (karena entah awkward saking gugupnya) oleh Ibu Mertua untuk menggandeng saya setelah akad nikah. Laki-laki ini juga yang selalu membesarkan hati ketika saya terkaget-kaget beradaptasi: lulus kuliah langsung nikah dan langsung hamil tanpa jeda, dengan segala drama yang melekat di… Continue reading Laki-Laki Ini…

munakahat · Rindu

Semacam Menumpuk Rindu

  Semacam menumpuk rindu, menyimpannya dalam karung-karung di kolong tempat tidur, di balik lemari, di bawah bantal, di taman belakang rumah. Satu dua disimpannya dalam gelap, sendiri, dengan jemari yang bergemeletuk, atau nafas tertahan, atau mata yang menunduk-nunduk. Dua tiga disimpannya di terang benderang matahari, agar ia tumbuh, tinggi, bermekaran. Berbasuh hujan atas doa, berbalut… Continue reading Semacam Menumpuk Rindu

Cerita · munakahat

Belajar dari Anna Karenina

Saya sungguh sangat amat terlambat membaca novel ini, sebuah karya klasik yang sudah lama sekali saya dengar, tapi tidak pernah benar-benar saya minati. Mungkin, karena saya terlanjur kecewa pada novel-novel sastra yang–umm, saya harus bilang–terlalu banyak adegan dewasa yang tidak perlu. Pun pada novel ini, saya khawatir ia sama saja dengan novel-novel vulgar itu, bahkan… Continue reading Belajar dari Anna Karenina

munakahat

Menjadi “Aisha” untuk “Fahri”

Bagi saya, Ayat-Ayat Cinta bukan hanya sekadar cerita fiksi atau film semata. Ia, walau memang bukan satu-satunya, adalah jalan Allah untuk karuniakan saya hidayah. Aisha adalah sosok yang menampar saya dengan cadarnya. Dan bahkan ketika belum tuntas membaca Ayat-Ayat Cinta, Allah takdirkan saya tuk menuntaskan kewajiban utama seorang muslimah: jilbab yang terjulur hingga dada. Sepuluh… Continue reading Menjadi “Aisha” untuk “Fahri”

Keluarga · munakahat

Mini Library Keluarga Watuaji

Sekitar setahun sebelum menikah, saya dan teman-teman kuliah ikut kelas munakahat. Pematerinya Ustadz Masturi Istamar, ustadz favoritnya anak STAN lah bisa dibilang. Diantara berbagai taujih beliau, saya teringat materi tentang beberapa tipikal Rumah Tangga. Ada Rumah Tangga Tarbiyah, Rumah Tangga Ilmu, Rumah Tangga Harta dan beberapa yang lainnya. Saat itu saya mendambakan dua tipikial Rumah… Continue reading Mini Library Keluarga Watuaji

Keluarga · munakahat

Malu-Malu

Pada suatu hari, kita adalah sepasang manusia pemalu. Lalu kita memutuskan untuk mengambil langkah-langkah kecil untuk saling mendekat. Di sana memang ada keyakinan yang besar, tapi ketakutan juga tak begitu saja luput. Ia terus ada mencipta gelisah, sementara tangan kita saling menadah menangkup doa. —Kemauan yang tak bisa sendirian, azharologia, dengan sedikit ubahan ^^v Pada… Continue reading Malu-Malu

Keluarga · munakahat

Mencintainya

Hari ini saya menyaksikan arsy yang terguncang, lagi. Pada ikatan hidup-mati. Disimpul dengan segenap basmalah, degup yang menyala-nyala, juga sujud-sujud panjang penuh doa. Hari ini saya mendengar kalimat perjanjian maha-berat itu, lagi. Pada sepotong-dua potong kata yang membuat saya kemudian tersenyum dalam hati, teringat pada sosok yang juga pernah mengguncang arsy dengan kalimatnya, dengan gayanya,… Continue reading Mencintainya

munakahat

Lelaki Puisi

(sumber gambar) Dulu, dulu sekali, saya sempat mengharapkan diri akan dinikahi lelaki puisi. Yang pandai bermain kata, meramu rasa, menghidangkan semangkuk cinta penuh kalimat mesra. Saya membayangkan setiap pagi disambut puisi, setiap malam menutup hari dengan puisi. Pada fajar dilantunkannya puisi, memandang senja dibisikinya puisi, merayakan matahari sambil berpuisi, menadah hujan bersahutan puisi. Setiap hari… Continue reading Lelaki Puisi