Keluarga · Menulis

Live Life to The Fullest

Whoaaa it‚Äôs been 7 months! Masya Allaah, lama banget euy ga ngeblog lagiii hihihi. Kangen kangeen… ūüėÄ Ngga berasa yah tujuh bulan, Masya Allah, terakhir nulis masih nyeritain proses melahirkan Salma, sekarang anaknya udah mau merangkak aja. Alhamdulillah, alhamdulillah. Antara excited mau nulis lagi tapi juga bingung gimana nulisnya hahaha. Sejujurnya banyak banget, sungguh sangat… Continue reading Live Life to The Fullest

Menulis

Butuh Imajinasi

“Jadi kapan selesai tulisannya?” “Gatau nih mas, aku kayak ga punya imajinasi gini,” “Mungkin butuh banyak-banyak…” Kemudian mata melebar dan senyum merekah, sudah terbayang jelas kata selanjutnya yang akan meluncur dari bibir suami: jalan-jalan! “… tilawah!” Deng. Salah. Kok tilawah deh? “Kan ayat-ayat Al Quran banyak yang menginspirasi, indah, sarat makna, juga banyak kisah-kisah.” Garuk-garuk… Continue reading Butuh Imajinasi

Menulis

WordPress Annual Report: 2015 in Review

WordPress Annual Report Jeng jeng jeeeeng~~ Masya Allah… Annual Report kali ini jadi semacam lecutan bagi saya. Dari sini terlihat sejauh mana konsistensi dan pencapaian blog ini. Dari grafik menulis, bisa kelihatan banget yaaa saya bolong bukan hanya harian atau pekanan, tapi berbulan-bulan. Uhuhu. Untuk pengunjung dan jumlah views, alhamdulillah meningkat dari tahun sebelumnya. Walau… Continue reading WordPress Annual Report: 2015 in Review

Menulis

Bukan Fiksi

‚ÄúMaka mulai hari ini dan seterusnya, marilah bersikap sebagai tuhan bagi diri kita sendiri, tuhan yang menentukan bagaimana kita akan menjalani hari dan perasaan apa yang akan kita rasakan. Karena kita yang bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri, kita yang menjadi aktor utama dalam drama kehidupan kita sendiri, mengapa harus membiarkan hal-hal laun mengintervensi?‚ÄĚ ‚ÄĒMenciptakan… Continue reading Bukan Fiksi

Menulis

Ladang Baru

Menelusuri kembali setiap tulisan di blog ini. Dan tak sengaja diam-diam membandingkan diri dengan blog para tetangga. Masya Allah, ternyata blog saya isinya campur-campur. Semua-mua ditulis di sini. Cerpen, puisi, pergerakan, muhasabah, curhat, resensi. Bak gado-gado yang tak pandai diracik, begini lah jadinya; tumpah ruah..   Sempat terfikir untuk membuat blog baru dengan domain sendiri… Continue reading Ladang Baru

Menulis

Dari Seorang Kawan

“Coba ditengok lagi hatinya, ditanyakan, niat untuk menulis seperti apa, sekedar ingin menerbitkan buku? atau malah yang lebih besar dari itu, dengan menebar inspirasi? menerbitkan buku bukanlah sebuah tujuan kan? itu sekedar cara, jika cara tidak bisa dilakukan saat ini, bukan berarti harus berhenti, tetapi melalui cara lain, sampai kita bisa menggunakan cara pertama.. ah,… Continue reading Dari Seorang Kawan

Menulis

Mempengaruhi Pembaca

  Hypnotic writing adalah saat tulisanmu membangkitkan imajinasi (gambar, suara, rasa) lalu mempengaruhi pembaca.   Menulis itu terbagi menjadi 2, yaitu: ¬†1. Conscious ¬†2. Unconscious   Menulis di area¬†conscious¬†adalah¬†menulis sadar. Saya menafsirkannya sebagai upaya menulis yang seakan butuh kerja keras, berpikir hebat, kemudian dengan penuh hati-hati dan teliti menuliskan suatu tulisan. Kalau diterka-terka, buku-buku yang… Continue reading Mempengaruhi Pembaca