Keluarga · Rindu

Lebaran dan Selamat Ulang Tahun

Timeline media sosial begitu penuh dengan foto teman sahabat dan kerabat yang entah mengapa banyaak banget yang memajang foto bersama pasangan dan bayi-bayi mereka yang masih satu-dua. Ah, manisnya! Bukan hanya para jomblowan yang baper, tapi saya juga loh (kadang-kadang aja sih hhe). Pertanyaan maut ala-ala jomblo yang berjudul “Kapan nikah?” juga menghampiri saya walau dengan… Continue reading Lebaran dan Selamat Ulang Tahun

munakahat · Rindu

Semacam Menumpuk Rindu

  Semacam menumpuk rindu, menyimpannya dalam karung-karung di kolong tempat tidur, di balik lemari, di bawah bantal, di taman belakang rumah. Satu dua disimpannya dalam gelap, sendiri, dengan jemari yang bergemeletuk, atau nafas tertahan, atau mata yang menunduk-nunduk. Dua tiga disimpannya di terang benderang matahari, agar ia tumbuh, tinggi, bermekaran. Berbasuh hujan atas doa, berbalut… Continue reading Semacam Menumpuk Rindu

Keluarga · Rindu

Aissa

Akhir-akhir ini suka sekali mantengin instagram, kemudian semalem nemu akun jualan gamis anak-anak. Unyuuuuu bangeeeettt ❤ Kemudian terjadilah percakapan kurang lebih begini; Saya: Mas mas sini deh. Iiiiih lucu banget yaaa ini bajunya *mupeng* Suami: Iya, bagus ya padahal buat anak-anak tapi udah syar'i, Saya: Huaaa lucu bangeeet *terus pengen beli* *tapi ga punya ponakan… Continue reading Aissa

Rindu

Surat Untuk Hafsha: Buna Mau Kerja!

“Kakak Hafsha. Tik tok tik tok. Lagi ngapain?” Masih ingat sayang, dulu, ketika Kakak Hafsha masih dalam perut, Buna sering ketuk-ketuk perut sambil ngajak ngobrol Kakak. “Kakak Hafsha. Tik tok tik tok. Lagi ngapain?” Sekarang, siapa Kak yang ngajak ngobrol Kakak? Ayah bilang, Kakak pasti diajak main sama Nabi Ibrahim. Bercanda tertawa-tawa. Iya kah, Kak?… Continue reading Surat Untuk Hafsha: Buna Mau Kerja!

Rindu

Alhamdulillah, Bahagia!

Mula-mula rasanya seperti, kebahagiaan yang tercerabut tiba-tiba. Seketika. Kemudian menderas. Membadai. Rontok semua pundi-pundi asa. Berganti hening yang mengaburkan. Membingungkan. Barangkali dari sini lagi-lagi saya dibuat-Nya sadar. Dibuat-Nya bangun. Dibuat-Nya kembali meredifinisi makna. Sebenarnya kita hidup untuk apa? Sudah sejak lama saya membayangkan diri akan menceritakan pengalaman hamil-melahirkan yang bahagia. Kala itu, saya mengaitkan kata… Continue reading Alhamdulillah, Bahagia!

Rindu

Dalam Doaku

“Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening karena akan menerima suara-suara Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala, dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya mengajukan pertanyaan muskil kepada angin yang mendesau entah dari mana… Continue reading Dalam Doaku

Rindu

Rindu Ngampus

Rindu ngampus Rindu masuk kelas Rindu jarkom kuliah Rindu kehebohan jaga stand kepanitiaan-entah-apa di kanopi Rindu mondar-mandir kayak setrikaan di kampus Rindu obrolan anak-anak BEM di sekre Rindu Sarmili-Kalimongso-Ceger-PJMI-Ponjay Rindu pemandangan hitam-putih berkalung biru-merah-kuning-hijau yang seliweran dimana-mana Rindu Rindu Rindu!

Rindu

Bulan Juni, (masih) Rindu yang Sunyi

“Tak ada yang lebih tabah dari hujan Bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu Tak ada yang lebih bijak dari hujan Bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu Tak ada yang lebih arif dari hujan Bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu” -Sapardi Djoko Damono, 1989-… Continue reading Bulan Juni, (masih) Rindu yang Sunyi