Blog Sahabat

Bismillah…

Ini adalah para saudara-saudari seperjuangan, yang -semoga- dengan berkawan dengannya, bertambah keimanan dan kecintaan kita kepada Allah🙂 Semoga membantu melebarkan ukhuwah, merayakan manisnya iman bersama mereka🙂

Aferrous

Agil Saputra

Annisa M Zahro

Dian Puspitasari

Edwin Hayadi

Fauziyyah Arimi

Hanifah Muslimah

Harris Amirullah Fahman

Heru Nugroho

Ilman Akbar

Inge Febria Aryandari

Muammar Abdi

Nafidzah Aulia

Nina Sabnita

Priyo Kuncoro Jati

Refita Putriana

Reni Safitri

Rizki Saputri

Septrianis Hazra

Siti Afina Zahrah

Siti Nurhardianti

Windy Anita Sari

11 thoughts on “Blog Sahabat

      1. Blog saya yang di WP masih sedikit isinya meski sudah berusia 3 tahun lebih.

        Dulu kan aktif di Multiply, hingga terlena dengan kesibukan di Fimadani.com dan Hasanalbanna.com. Pasca penggusuran MP, ternyata banyak kontak yang pindah ke WordPress, alhamdulillah.

        Menulis dengan semangat seperti pas masih bujang sebenarnya adalah hal yang saya renjanai.

      2. Sepertinya ada mekanisme transfer dari MP ke WP deh kak, saya pernah mampir ke blognya istrinya Pak Fredi (aka Mba Inge Febria) dan sepertinya beliau pindahan dari MP ke WP tanpa copas satu2. Mungkin bisa diutak-atik lagi, jadi ilmu yang kakak tulis di MP bisa ditransfer ke WP, ga mengendap disana *usul sih

        Ah iya Kak, mumpung bahas Fimadani.com juga, mau nanya kalo semisal jadi kontributor seperti apa ya Kak? Sepertinya tertarik..

        Btw ‘renjanai’ itu apa ya Kak..

      3. Iya, bisa. Tapi saya lagi pilihpilih manamana yang mau dipublish untuk umum dan mana yang nggak.

        Apa yang saya tulis di MP adalah sejak awal sekali belajar menulis. Bahkan setelah menikah, mbak Dian menertawakan tulisantulisan lama saya yang masih belum tertata.

        renjana: rindu yang sangat dalam

        kalau kontributor Fimadani, kudu jelas dulu spek ruang rubrik yang mau dimasuki dan tentunya siap dengan komitmen di sana.

      4. Wah, jangan marah ya kak, bukan membicarakan kok, cuma sekali liat, itu pun kemudian lupa -,-
        Beberapa saat setelah undangan nikah Kak Kun-Mb Dian, kan kami pengen tau siapa suami kakak mentor dinamika kami. hhe. Mb Dian ga pernah cerita ke kami, kami aja ga pernah ketemu Mb Dian lagi, hiks.

        Oke, segera kesana. Makasih kak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s