Islam · Perjuangan

Mengagumi Keislaman Hadji Murat

    “Tapi sungguh hebat tenaganya dan kekuatan hidupnya. Betapa kerasnya ia bertahan, dan betapa mahalnya ia menghargai hidupnya.” —(halaman 5) Setelah mengagumi Anna Karenina, saya kemudian memutuskan untuk mulai giat mencari dan membaca buku-buku sastra klasik. Ternyata, sastra abad pertengahan itu lebih berbobot dan bermakna ketimbang sastra modern yang entah mengapa selalu memasukkan urusan… Continue reading Mengagumi Keislaman Hadji Murat

Menulis

Butuh Imajinasi

“Jadi kapan selesai tulisannya?” “Gatau nih mas, aku kayak ga punya imajinasi gini,” “Mungkin butuh banyak-banyak…” Kemudian mata melebar dan senyum merekah, sudah terbayang jelas kata selanjutnya yang akan meluncur dari bibir suami: jalan-jalan! “… tilawah!” Deng. Salah. Kok tilawah deh? “Kan ayat-ayat Al Quran banyak yang menginspirasi, indah, sarat makna, juga banyak kisah-kisah.” Garuk-garuk… Continue reading Butuh Imajinasi

Cerita · munakahat

Belajar dari Anna Karenina

Saya sungguh sangat amat terlambat membaca novel ini, sebuah karya klasik yang sudah lama sekali saya dengar, tapi tidak pernah benar-benar saya minati. Mungkin, karena saya terlanjur kecewa pada novel-novel sastra yang–umm, saya harus bilang–terlalu banyak adegan dewasa yang tidak perlu. Pun pada novel ini, saya khawatir ia sama saja dengan novel-novel vulgar itu, bahkan… Continue reading Belajar dari Anna Karenina

munakahat

Menjadi “Aisha” untuk “Fahri”

Bagi saya, Ayat-Ayat Cinta bukan hanya sekadar cerita fiksi atau film semata. Ia, walau memang bukan satu-satunya, adalah jalan Allah untuk karuniakan saya hidayah. Aisha adalah sosok yang menampar saya dengan cadarnya. Dan bahkan ketika belum tuntas membaca Ayat-Ayat Cinta, Allah takdirkan saya tuk menuntaskan kewajiban utama seorang muslimah: jilbab yang terjulur hingga dada. Sepuluh… Continue reading Menjadi “Aisha” untuk “Fahri”

Perjuangan

Menengok Kembali Impian 2015

  Sumber gambar Sudah menjelang detik-detik terakhir Tahun (Anggaran) 2015, dan sudah saatnya menengok kembali resolusi selama setahun ini. Hiks, sepertinya banyak yang belum coret deh 😥 Baca : Impian 2015 Bismillah —–Updated 29 Desember 2015—– 1. Mengulang dan menambah hafalan minimal 2 juz Sedang mengulang dan baru 1 juz. Fixed ga tercapai lah ini. Sedih… Continue reading Menengok Kembali Impian 2015

Keluarga · munakahat

Mini Library Keluarga Watuaji

Sekitar setahun sebelum menikah, saya dan teman-teman kuliah ikut kelas munakahat. Pematerinya Ustadz Masturi Istamar, ustadz favoritnya anak STAN lah bisa dibilang. Diantara berbagai taujih beliau, saya teringat materi tentang beberapa tipikal Rumah Tangga. Ada Rumah Tangga Tarbiyah, Rumah Tangga Ilmu, Rumah Tangga Harta dan beberapa yang lainnya. Saat itu saya mendambakan dua tipikial Rumah… Continue reading Mini Library Keluarga Watuaji

Rindu

Bulan Juni; Rindu yang Sunyi

Dijadikannya rindu yang transparan, memberengus waktu yang dimabuk kasmaran. Di bawah perlintasan takdir, kita tidak sengaja bersitatap ragu-ragu. Kamu tergugu, aku termangu. – Senja yang semakin merah lantas berkelindan, meruyak warna merahnya hingga jatuh di kedua sisi pipi. Bersemu. Ah, mungkin tidak sesederhana itu. Bisa saja—sebenarnya—kita saling mengenal walau tak kenal. Pada perjanjian dalam rahim… Continue reading Bulan Juni; Rindu yang Sunyi