Keluarga · Perjuangan

Bekerjalah Kamu, Sungguh Allah Maha Melihat

Beberapa hari yang lalu pasca Idul Adha, sebelum adzan Ashar berkumandang, suara deru motor yang saya hafal terdengar. Kaget, loh kok suami udah pulang jam segini? Lantas mengalirlah ceritanya. Saya, yang berkutat dengan bumbu dan daging jatah Idul Adha, setengah mati memasak Nasi Kebuli yang pada akhirnya tak jadi (hiks), harus mendengar ceritanya sambil bolak-balik… Continue reading Bekerjalah Kamu, Sungguh Allah Maha Melihat

Keluarga · Rindu

Lebaran dan Selamat Ulang Tahun

Timeline media sosial begitu penuh dengan foto teman sahabat dan kerabat yang entah mengapa banyaak banget yang memajang foto bersama pasangan dan bayi-bayi mereka yang masih satu-dua. Ah, manisnya! Bukan hanya para jomblowan yang baper, tapi saya juga loh (kadang-kadang aja sih hhe). Pertanyaan maut ala-ala jomblo yang berjudul “Kapan nikah?” juga menghampiri saya walau dengan… Continue reading Lebaran dan Selamat Ulang Tahun

Cerita · Muslimah

Buka Bersama dan Hati yang Terluka

Haha, judulnya lebay. Tapi tak apalah, memang itu yang sedang ingin saya bahas sebenarnya. Dua tahun belakangan saya selalu menolak ajakan reuni teman lama dalam bentuk buka bersama. Entahlah, saya kok akhir-akhir ini—sejak lulus kuliah sih tepatnya—merasa rikuh untuk berbaur dengan teman lama. Kecuali teman-teman dekat yaa, yang se-geng kesana kemari dan hanya kisaran 4-5… Continue reading Buka Bersama dan Hati yang Terluka

Islam · Muslimah

Pulang

Selepas maghrib ini, suami mengajak saya menonton sebuah video di YouTube. Ustadz Budi Ashari Lc. Sebuah video yang membuat saya terhenyak. Mbrebes mili, sebegini jauh ya kita-kita ini dari apa yang Allah perintahkan. Saya tidak membicarakan orang lain, tapi diri sendiri. Diri yang terkadang memprotes meminta hak berlebih, padahal Allah sudah karuniakan ladang pahala yang terbentang… Continue reading Pulang

Keluarga

Desain Rumah Impian Keluarga Watuaji

Judulnya memang desain rumah impian keluarga watuaji, tapi sebenarnya sih ini impian saya yang kemudian disodorkan dengan paksa kepada suami dan kemudian disetujui. Hehehe. Akhir-akhir ini saya lagi sukaaa banget browsing tentang furnitur, mungkin karena di musim penghujan ini, saya menyerah dengan lemari knock-down yang jamuran (padahal harganya–bagi saya sih–lumayan mahal dan udah berusaha dirawat dengan… Continue reading Desain Rumah Impian Keluarga Watuaji

Keluarga

Zaman yang Berubah

“Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena ia hidup di zaman yang berbeda dengan zamanmu dahulu,” –Ali bin Abi Thalib r.a. Kalimat ini masyhur sekali. Saya mengerti, walau tidak terlalu bisa membayangkan bagaimana cara mengaplikasikannya nanti. Namun akhir-akhir ini, kalimat ini menjadi jauh jauh lebih jelas daripada sebelumnya. Beberapa hari yang lalu saya kembali menonton film… Continue reading Zaman yang Berubah

munakahat

Menjadi “Aisha” untuk “Fahri”

Bagi saya, Ayat-Ayat Cinta bukan hanya sekadar cerita fiksi atau film semata. Ia, walau memang bukan satu-satunya, adalah jalan Allah untuk karuniakan saya hidayah. Aisha adalah sosok yang menampar saya dengan cadarnya. Dan bahkan ketika belum tuntas membaca Ayat-Ayat Cinta, Allah takdirkan saya tuk menuntaskan kewajiban utama seorang muslimah: jilbab yang terjulur hingga dada. Sepuluh… Continue reading Menjadi “Aisha” untuk “Fahri”

Keluarga · Pregnancy

Pseudocyesis: Kehamilan Palsu

“Kayaknya Fira hamil deh, Mas…” Seminggu penuh saya mual, pusing, kena asap dikit langsung batuk-batuk, naik KRL Pondok Ranji-Tanah Abang aja udah mau pingsan rasanya. Nafsu makan jadi ugal-ugalan. Bangun subuh laper, jam 8 pagi lapar lagi, menjelang dzuhur lapar lagi, jam dua lapar lagi, ashar, maghrib, isya, yang terasa selalu lapar, lapar dan lapar.… Continue reading Pseudocyesis: Kehamilan Palsu

Perjuangan

Menengok Kembali Impian 2015

  Sumber gambar Sudah menjelang detik-detik terakhir Tahun (Anggaran) 2015, dan sudah saatnya menengok kembali resolusi selama setahun ini. Hiks, sepertinya banyak yang belum coret deh 😥 Baca : Impian 2015 Bismillah —–Updated 29 Desember 2015—– 1. Mengulang dan menambah hafalan minimal 2 juz Sedang mengulang dan baru 1 juz. Fixed ga tercapai lah ini. Sedih… Continue reading Menengok Kembali Impian 2015