Islam · Perjuangan

“Ibumu Pelacur!”

“Ibumu pelacur!” Seandainya ada seorang yang berkata demikian, baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Apa reaksi kita? Marah? Atau diam dan santai saja? Barangkali itulah yang menjadi pembeda. Dimana sesungguhnya letak Ibu di dalam hati kita? Jika kita menjadikan Ibu sebagai sosok utama dan pertama dalam hidup kita, sosok paling berjasa, paling kita cintai, hormati dan lindungi,… Continue reading “Ibumu Pelacur!”

Mahasiswa · Mimpi

Tak Pernah Seindah Ini

Hari ini saya bahagia. Hari ini saya jatuh cinta. Sungguh, rasanya seperti dihidupkan kembali. Diberikan lagi kesempatan hidup untuk menyadari, merenungi, kemudian memperbaiki diri.   Sepagi-pagi Allah karuniakan kami kejutan. Doa-doa yang kadang saya bahkan sampai terfikir, “Allah bosan ga ya aku doanya itu-itu mulu?” Kini Allah tunjukkan jawaban. Perlahan-lahan. Duhai, gembira sekali mendapatinya. Allah… Continue reading Tak Pernah Seindah Ini

Islam · Perjuangan

Mengagumi Keislaman Hadji Murat

    “Tapi sungguh hebat tenaganya dan kekuatan hidupnya. Betapa kerasnya ia bertahan, dan betapa mahalnya ia menghargai hidupnya.” —(halaman 5) Setelah mengagumi Anna Karenina, saya kemudian memutuskan untuk mulai giat mencari dan membaca buku-buku sastra klasik. Ternyata, sastra abad pertengahan itu lebih berbobot dan bermakna ketimbang sastra modern yang entah mengapa selalu memasukkan urusan… Continue reading Mengagumi Keislaman Hadji Murat

Islam · Kontemplasi

Hujan yang Tak Romantis

Alih-alih romantis, belakangan hujan yang turun membuat saya ketakutan. Apalagi jika hujan turun di malam hari, dengan curahan yang derasnya tak tanggung-tanggung, juga kilat yang sambar-menyambar. Dan yang paling membuat saya takut adalah petir yang menggelegar. Duhai, rasanya seperti dibentak oleh semesta. Suaranya tak hanya memekakkan telinga tapi juga hati. Ketakutan ini akan semakin menjadi-jadi… Continue reading Hujan yang Tak Romantis

Islam · Muslimah

Pulang

Selepas maghrib ini, suami mengajak saya menonton sebuah video di YouTube. Ustadz Budi Ashari Lc. Sebuah video yang membuat saya terhenyak. Mbrebes mili, sebegini jauh ya kita-kita ini dari apa yang Allah perintahkan. Saya tidak membicarakan orang lain, tapi diri sendiri. Diri yang terkadang memprotes meminta hak berlebih, padahal Allah sudah karuniakan ladang pahala yang terbentang… Continue reading Pulang

Kontemplasi

Masa Lalu, Masa Depan, dan Keputusan-Keputusan

Suatu hari pernah saya memuntahkan semua yang saya rasakan dengan tersedu-sedu pada suami, betapa saya sungguh tidak bisa berkompromi pada banyak hal. Tentang kekecewaan saya–yang kemudian semakin menegaskan kekakuan saya, dan keputusan-keputusan kami yang rasa-rasanya tidak pernah bisa dimengerti oleh orang lain. “Karena mereka belum mengalami kehilangan, dan barangkali dari situ, mereka belum merasakan betapa… Continue reading Masa Lalu, Masa Depan, dan Keputusan-Keputusan