Islam · munakahat

Relationship Goal itu Seperti Ini!

ressarere9
Yak, goals kalian harus seperti ini yaaaa~

Mbak, Ressa Rere hamil!”

Saya sebenarnya ketawa melihat adik perempuan saya satu-satunya itu heboh men-tag saya di sebuah postingan Instagram salah seorang selebgram ngehits @ressarere. Tadinya saya mau bilang, “Lah ngapain kamu nge-tag aku? Penting banget gitu ngikutin hidup dia -,-” Tapi setelah saya pikir-pikir, saya kok jahat banget kalau bilang gitu, wehehehe…

Adik perempuan saya, namanya Aulia, masih semester satu di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Bisa dibilang adik saya ini baru hijrah, dia baruuuuuu beberapa bulan ini merapikan pakaiannya: memanjangkan jilbab, rajin memakai kaos kaki, memakai manset tangan, bahkan sudah mulai mengurangi posting foto selfi alay-nya itu. Haha. Alhamdulillah, sebagai mahasiswa Perguruan Tinggi yang kental dengan nuansa Tarbiyah sekaligus santri Rumah Quran, adik saya menemukan lingkungan yang sangat kondusif yang mendorongnya menjalani proses hijrahnya itu. Walau tentu, diawal-awal dia sering protes ke saya,

Mbak jilbabnya panjang banget sih!”

Mbak pake manset tangan itu gatel tauk!”

Mbak aku masak kalau pakai rok atau gamis, harus pakai celana daleman, kan gerah dobel-dobel!”

Mbak gimana sih biar bajunya syar’i tapi ga kayak emak-emak! Aku jadi ngerasa tua deh!”

Daaaan masih banyak lagi. Yah begitulah, namanya juga masih baru. Hihihihi. Alhamdulillah perlahan-lahan dia jadi lebih bisa menikmati prosesnya, dan belakangan bahkan bersemangat sekali menempa diri. Sampai suatu hari, dia dan teman-teman kuliahnya mengikuti sebuah seminar Muslimah dengan pembicara Ressa Rere, itu loooh yang jadi pemeran film Islami “Tausyiah Cinta.”

 

Nah sejak ikut seminar itu, dia jadi ngefans bangeeeeet sama Ressa Rere. Hahaha. Apa-apa pokoknya pengen seperti Ressa Rere. Ditambah lagi Ressa Rere ini sering banget endorse baju-baju muslimah, alamat deh, adek saya jadinya mau dibeliin baju yang kayak Ressa Rere.

Baju yang kayak Ressa Rere itu loh mbaaak, aku mau yaaaa, kan dia ga kayak emak-emak!”

Yeeee itu mah dia emang cantik, pake baju apa aja juga cantik.”

Bukan cuma baju, kisah hidupnya pun menjadi inspirasi bagi remaja-remaja seperti adik saya ini. Tentang perjuangan hijrahnya, nikah muda-nya, bahkan proses ta’aruf dengan si suaminya itu, adik saya hafal banget lah pokoknya sama Ressa Rere ini, hehe.

Memang sih, Ressa Rere ini kalau ga salah seumuran sama saya, sama-sama kelahiran 1992. Menikah pun juga kami barengan, sudah tiga tahun ini usia pernikahan kami, dan alhamdulillah setelah penantian panjang dan ikhtiar serta doa tiada henti Ressa Rere akhirnya hamil. Alhamdulillah, kita doakan yaa *penting banget hehe.

Saya sih merasa kehadirannya di dunia entertainment Indonesia, walau belum terkenal-terkenal banget sih, lumayan memberi efek positif. Yaaah mirip-mirip lah sama kehadiran Okki Setiana Dewi dulu. Menjadi sosok artis yang ‘berbeda’ dari yang lainnya, dan mampu membagi inspirasi kepada anak-anak muda Indonesia yang sekarang lagi era alay begini.

Gara-gara adik saya itu, saya jadi kepo akun instagram Ressa Rere, dan entah ya saya malah merasa, harusnya yang kayak gini loooh yang rame-rame diidolakan anak-anak muda sekarang! Saya teringat Awkarin dan Anya Geraldine yang sempat heboh kemarin, well sudah basi kah bahas mereka? Tapi saya sampai sekarang masih merasa, cewek-cewek model Awkarin dan Anya yang hobi memamerkan kemesraan dengan pacarnya yang kaya raya tak terhingga itu, kenapa banget sih bisa meracuni anak-anak muda jaman sekarang? Bahkan dijadikan sebagai Relationship Goals mereka!

Saya coba ketikkan “Relationship Goals” di kolom pencarian Google, dan taraaaaa, yang keluar semuanya berisi hal-hal yang bernuansa dewasa. Duh, bikin orang jadi mengelus dada. Padahal sebagian besar anak muda Indonesia ini ya beragama Islam, harusnya mereka tau bahwa berhubungan perempuan dan laki-laki bukan mahram itu ada batasnya, bukan malah pacaran kesana-kemari bahkan bermesraan di tempat umum dan malah bangga dipamerkan ke medsos. Duh.

Kalau saya boleh saran nih yaaa, wahai adik-adikku tercinta generasi penerus bangsa, carilah Relationship Goals yang sesuai syariat, misalnya nih, saya kasih contoh si Ressa Rere dan suaminya ini.

ressarere7

Mereka menikah muda karena paham betapa besar tantangan yang mereka hadapi di dunia yang serba awut-awutan ini, dimana aurat diumbar, nafsu syahwat diikuti, dan pergaulan laki-laki perempuan yang sudah jauh dari norma dan agama. Mereka menikah muda sebagai wujud penjagaan diri dengan yang halal, tapi, tidak membuat mereka berhenti mengejar jenjang akademisnya. Nah, begini nih yang bagus dan harus ditiru, menikah sama sekali bukan halangan bagi kita untuk terus meraih pendidikan.

ressarere3

Bagi mereka, menikah juga sama sekali bukan halangan untuk tetap menjadi Muslim Muslimah yang menjalankan kewajibannya ber-amar ma’ruf nahi mungkar. Nih, bahkan mereka rajin ngisi seminar bareng, main film dakwah bareng, kan seruu ya ga. Coba deh bayangin gimana rasanya kalau kita dan pasangan diminta ngisi seminar berdua. Pasti bangga banget kan!

ressarere2

Menikah muda juga membuat kita mengakselerasi diri. Dalam Islam, seorang perempuan yang memasak, menyiapkan keperluan suami, membersihkan rumah, itu semua pahalanya besaaaaaaaar banget! Bahkan setara dengan pahala jihad di medan perang! Tuh kan, masih enggak kepengen punya Relationship Goal yang sesuai syariat?

ressarere8

Gembar-gembor traveling yang lagi nge-hits itu, bisa banget dilakukan bareng pasangan halal. Seperti Ressa Rere dan suaminya yang sering banget keliling Indonesia dari Sumatera sampai Papua entah untuk syuting film atau ngisi seminar, mereka memanfaatkannya untuk tadabbur alam, merefleksikan diri dihadapan Rabbul ‘Alamin, dan meningkatkan kualitas hubungan mereka sendiri.

ressarere6

Menikah muda juga membuat kita bebas ngapain aja sama pasangan. Mau gandengan tangan, gelitikan, cubit-cubitan, atau kejar-kejaran kayak Film India? Boleh bangeeeet. Kalau pacaran itu apa-apanya mendapat dosa, beda dengan menikah, semua-muanya jadi berpahala. Nih kita senyum aja dihadapan pasangan udah dapat deh pahala. Lagipula, kalau sudah menikah dan jalan bareng di tempat umum tentu saja ga masalah. Beda sama yang belum menikah, jalan bareng dempet-dempetan bermesraan, eeuuuh, dilihat orang kan jadinya malah jadi bahan gunjingan. Emang mau jadi bahan gunjingan? Anak jaman sekarang bla-bla-bla… Nah gitu tuh, biasanya kalau pacaran gatau tempat pasti ditegur orang, minimal pasti dilihatin dengan muka jutek para ibuk-ibuk, haha.

ressarere4

Menikah muda kan ga gampang! Emang gampang apa nafkahin anak orang, atau masakin anak orang, masih harus nyuci ngepel beres-beres rumah?

Ih, siapa bilang! Allah sudah berjanji dalam Al-Quran bahwa Ia sendiri yang akan menolong hamba-hamba-Nya yang berniat ingin menjaga diri melalui jalan pernikahan.

Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(Q.S. An-Nur: 32)

Rasulullah SAW juga bahkan pernah bersabda:

Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka, dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya.
(HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)

Janji Allah itu tidak sembarangan, Allah pasti tepati. Saya aja nih sudah membuktikan, saya menikah di usia 21 tahun, ketika saya masih sama sekali enggak bisa apa-apa. Masak ga bisa, beres-beres ala kadarnya, tapi karena sudah ada niat dan alhamudulillah Allah mudahkan, seiring berjalannya waktu juga bisa sendiri kok. Lagipula, saya bersyukur, dengan menikah muda saya ga perlu galau-galauan lagi. Sudah ada suami yang siap menampung segala kegalauan saya, jadinya setelah menikah memang benar, hati jadi sakinah. Adem. Tenang. Nyaman. Alhamdulillah.

Jadi, yuk, pinter-pinterlah kita mengidolakan seseorang, juga menetapkan Relationship Goal kita. Alangkah indahnya kalau Relationship Goal itu tak hanya melulu impian kita akan kemesraan hubungan di dunia, tapi juga di akhirat, itu malah lebih penting lho.

Semoga Allah melindungi dan menjaga kita semua ya!

signature

 

10 thoughts on “Relationship Goal itu Seperti Ini!

  1. Baru tau nih ttg ressa rere🙂. Nah gini dong yg dijadiin teladan ato goal anak muda ya mbak.. Walopun aku sendiri msh blm bisa sih pakai jilbab yg panjang2 begitu, tp insyaallah mw berubah utk konsisten pakai jilbab skr.. Kalo dulu msh buka tutup :p

  2. Assalamualaikum Alif, salam kenal ya. Saya setuju dengan semua yg Alif tulis. Saya punya anak laki yang beranjak ABG. Terus terang saya rajin bergerilya mencari tahu tentang gaya hidup anak muda masa kini. Buat apa? Buat bekal saya mendidik anak saya. Dengan tulisan seperti ini, saya jadi bisa cerita ke anak-anak bahwa ini loh nak, ada contoh yang baik, yg sesuai dgn tuntunan agama kita. Terima kasih banyak Alif. Oh iya saya follow ya blognya🙂

    1. Wa’alaykumussalam Mb Ira…
      Salam kenal juga🙂
      Alhamdulillah semoga bisa jadi referensi ya Mb, memang kalau punya anak ABG jaman sekarang bikin kuatir yaa, makin hari makin serem pergaulannya..
      Saya juga mau follow balik nih blognya Mb🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s