Muslimah

dua puluh tujuh

Entah mengapa momennya tepat sekali. Tidak bisa lebih setuju lagi dari semua kalimat ini. Ya, bersama itu lebih baik daripada seorang saja! Jazakillah Kak Iffah🙂

Scientia Afifah

Kalau mau dicari-cari terus, setiap manusia pasti akan ada kekurangannya, ada cacatnya, ada variabel-variabel yang berpeluang membuat kita kecewa. Tapi bukankah karena itu, bersama menjadi lebih baik dari pada seorang saja? Sebab di situlah kita akan berguna ada bersamanya: dia akan menemukan keutuhannya bersama kita, dan kita akan menemukan keutuhan pula bersamanya.

Ganjaran dua puluh tujuh kali lipat untuk mereka yang shalat bersama, dan hanya satu pahala untuk yang infiradhi. Karena kadang, kesendirian itu menjebak, melemahkan. Sementara bersama itu menguatkan.
Sebagaimana kita ingin diterima utuh dengan segala varian kurang lebihnya, dengan segala apa yang memang kita sengaja sembunyikan sebagai bagian dari masa lalu, kita juga harus terus belajar bahwa siapapun orang di hadapan kita, yang tengah bersama kita saat ini—sengaja atau tidak sengaja, atau yang kita sengaja pilih untuk membersamai kita seterusnya, adalah makhluk dinamis yang punya sisi kelam di masa lalu, dan masih punya peluang menjadi manusia yang lebih…

View original post 6 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s