Perjuangan

Work The Plan

Sejenak ketika saya mampir ke akun salah seorang tokoh perpolitikan kampus di negeri ini, saya membaca moto hidupnya yang berbunyi:

“Don’t just plan the work, but work the plan!”

Sepakat, begitu batin saya spontan menjawab. Tapi kemudian tiba-tiba teringat, emangnya saya udah mempraktikkan?

Sejak kuliah, saya terbiasa menulis list apa saja yang harus dilakukuan dalam satu bulan, satu pekan, bahkan di-breakdown hingga harian. Kebiasaan itu terus berlanjut sampai semester 4, namun semester ini, jadwalnya jadi amburadul dan berantakan. Banyak rapat dadakan, kuliah dadakan, amanah dadakan, segala yang serba dadakan akhirnya membuat saya malas untuk menulis list what-to-do, bahkan untuk sekedar melihat target besar tiap bulan.

Hasilnya,  jelas menyedihkan.

Saya ingat pernah menargetkan, dalam satu bulan, hafalan sudah harus sampai sekian, design proyek sudah harus jadi,  novel sudah harus dikirim, sudah harus ini, sudah harus itu.

Namun karena list itu hanya sekedar ditulis dan dipampang di dinding kosan, tanpa benar-benar di-ikhtiarkan, hasilnya bukan lagi mengecewakan, tapi ya sampai taraf menyedihkan.

Seperti hari ini misalnya, sepulang kuliah segera saja berlari membeli tiket untuk pulang ke Malang di akhir tahun. Agenda membeli tiket ini sudah diagendakan sebagai sesuatu yang harus didapat di pekan pertama Bulan Desember, nyatanya baru terealisasi sekarang. Itu pun karena dapet desas-desus tiket apapun ke Jawa Timur sudah habis. Terlambat satu pekan untuk mengerjakannya, dan sebagai hasilnya, saya harus merogoh kocek lebih dalam karena harga yang terus naik mendekati libur natal-taun baru. Coba kalo saya ‘nurut’ dengan perencanaan saya sendiri, besar kemungkinan saya bisa menghemat sekian rupiah. Bahkan, mungkin saya masih bisa dapet tiket kereta atau pesawat dengan harga murah. Yah, penyesalan memang selalu menjadi yang akhir.

Ditambah lagi obrolan kelas yang tak pernah jauh dari perencanaan pemerintah. Sekarang bulan Desember, dimana-mana penyerapan anggaran digalakkan: bongkar-bongkar bangunan, renovasi jalan. Di kampus saya pun, yang semua mahasiswanya paham mekanisme penyerapan anggaran dan hafal setiap pasal peraturannya, masih saja disuguhi dengan fenomena ‘ngebut kerjaan di akhir tahun anggaran.’ Yah, kendala utama bukan pada perencanaan, tapi pada pelaksanaan.

Selama ini, saya cuma tertawa melihat fenomena ini. Tapi bahkan, saat ini, saya mengalaminya sendiri. Astaghfirullah…

 

Don’t just plan the work, but work the plan!!

Dan adegan beli tiket ini, juga kampus yang gedungnya bongkar-pasang tiap akhir tahun, serta merta membuat saya teringat sekian lembar kertas yang ditempel di dinding kosan.

Bisa jadi, sekian puluh mimpi yang ditulis, dipasang, dan ditatap dengan mata berbinar setiap hari hanya akan berkahir sebagai rentetan huruf yang tak akan berbuah jadi nyata. Plan the work, apapun bentuknya: niat, tekad, doa, semangat. Semuanya tidak akan berubah, tidak akan berubah jika tidak work the plan: berusaha, berikhitiar, berpeluh bahkan berdarah-darah.

Seperti dua muwoshoffat yang tiba-tiba muncul di kepala saya, karakter yang seharusnya melekat dalam diri ummat muslim:

Harishun ‘ala waqthihi (pandai menjaga waktu) dan

Munazhzhamun fi syu’unihi (teratur dalam segala urusan)

 

Dua muwashoffat itu lekat erat mengendap di otak saya, lengkap dengan perkataan murobbiyah kala itu yang dengan lembutnya mengingatkan kami:

“Sudah berada di jalan  ini sekian lama, sudah kah kita memenuhi semua muwashoffat ini? Sudah kah kita menjadi profil muslimah yang dirindu syurga?”

 

Ya Rabb, jangan sampai kami mendzolimi diri kami sendiri T,T

 

Ah, Fira, jangan harap syurga merindukanmu kalau kamu cuma bisa berencana memasukinya. Berjalanlah dan temukan pintunya. Maka, Allah akan melihat bahwa engkau memang layak untuk menjadi penghuninya.

Ayo, jangan hanya plan the work, tapi juga work the plan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s