Perjuangan

Pedang Langit

Tigris
Eufrat
Karbala
Uhud
Badr
Khandaq
Kufah
bahkan,
Gaza.

Ada bau anyir darah tumpah,
Ada tangis pada Uhud yang kalah,
Ada gilang-gemilang kemenangan Badr yang megah,
Ada janji dan doa yang tersemat di Khandaq yang rahmat,
Ada Allah, erat didalam jiwa hamba-Nya.

Pedang.
Dan menang.

Tapi Islam,
bukan agama perang.

Allah,
aku berharap, kelak
suatu saat nanti
akan dipertemukan dengan

para syuhada Palestina yang gagah,
Izzudin Al-Qassam,
Syekh Ahmad Yassini,
Ahmad Al-Jabbari,

juga dengan nama-nama yang terukir
dalam sejarah para khalifah,

Muhammad al-Fatih,
Salman al-Farisi,
Khalid bin Walid,
Zubair bin Awwam,
Sa’ad bin Abi Waqqash,
Ali bin Abi Thalib yang cerdas,
Ustman bin Affan yang pemalu,
Umar bin Khattab yang perkasa,
Abu Bakar yang setia,
juga Kekasih Allah,

Rasulullah,
Muhammad bin Abdullah,
yang mulia
yang sungguh teramat mulia…
Duhai, aku rindu.
Rindu
Rindu
Rindu
Rindu
Rindu
Rindu
Rindu
Demi Allah,
Ingin bertemu.

Allah, aku ingin menjadi
seperti mereka..
Bisakah, aku?

sumber gambar

2 thoughts on “Pedang Langit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s